Saturday, November 29, 2014
Facebook Page

Galeri Foto
Picture 227
Foto bersama usai acara pembukaan
rdp_7.jpg
SILATNAS DAN RAKERNAS 2011 (1340)
Berita
PU Provinsi Bantu Korban Kebakaran & Resmikan Jembatan

SUNGAI PENUH - H.Ivan Wiranata ,ST,MT,MM Kepala Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Provinsi Jambi Memberikan bantuan korban kebakaran di Desa Permanti Kecamatan Pondok Tinggi, Kota Sungaipenuh. Bersamaan dengan itu, Kadis PU juga mewakili Gubernur Jambi meresmikan jalan Konstruksi Cakar Ayam "Kerenduan" masyarakat Sungaipenuh, Rabu (26/6).

H.Ivan Wiranata memohon maaf atas ketidak hadiran Gubernur untuk bersilatuhrahim dengan masyarakat Desa Permanti yang menjadi korban kebakaran. "Maaf dan salam dari Pak Gubernur Jambi, Hasan Basri Agus, bukan berarti beliau tidak mau datang ke Sungaipenuh, ada kendala di pesawat yang di cater, sehingga tidak bisa berangkat terkendala asap," ujarnya kepada warga.

Dikatakanya, Gubernur selalu memperhatikan masyarakat Kerinci dan Kota Sungaipenuh. Buktinya dengan menganggarkan pembangunan jalan Kerinci sudah mencapai 300 miliar, baik dari APBN, maupun dari APBD Provinsi Jambi. "Untuk jalan saja diutamakan apalagi untuk bantuan kebakaran," ujarnya.

Jembatan Cakar Ayam yang menghubungkan Kecamatan Tanah Kampung dengan Kecamatan Sungaipenuh yang menelan dana sebanyak Rp35 milyar diresmikan, sekaligus dioperasikan. Agar jembatan tersebut tahan lama, maka diperlukan Peraturan Daerah (Perda) untuk mengatur tonase kendaraan yang melintasi jembatan tersebut.

Walikota Sungaipenuh Asafri Jaya Bakri mengatakan, agar Jembatan Cakar Ayam memiliki daya tahan yang lama, maka diperlukan Perda yang dapat mengikat, sehingga jembatan dapat dimanfaatkan dalam waktu yang cukup lama. "Kita butuh Perda untuk mengawasi pelaksanaan penggunaan Jembatan Cakar Ayam tersebut," ujarnya.

Dikatakan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan konsultan ahli konstruksi terkait batas tonase kendaraan yang melewati Jembatan Cakar Ayam. Hasil penelitan konsultan, batas maksimal kendaraan yang boleh melintasi jembatan tidak boleh lebih dari 10 ton. "Hasil koordinasi dengan konsultan tonase seberat 10 ton," ungkapnya.

Saat ini, kata Walikota, Pemerintah Kota Sungaipenuh, bersama dengan instansi dan pihak terkait tengah melakukan pembahasan mengenai Ranperda tentang tonase penggunaan jalan jembatan ini.

"Terkait dengan rencana ini, kita juga sudah sampaikan dengan dewan untuk dibahas oleh tim legislatif dan eksekutif, sehingga bermanfaat bagi masyarakat dan memiliki ketahanan yang lebih panjang," sebut Walikota. (Sumber: Metro Pos Jambi/MHD/TRA)

 

Actions: E-mail | Permalink | Comments (0) RSS comment feed | Bookmark and Share

Post Rating

Comments

There are currently no comments, be the first to post one.

Post Comment

Name (required)

Email (required)

Website

Enter the code shown above:

Kategori Berita
Kunker (33)
Politik (165)
Mitra Kerja
Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia Kementerian Pekerjaan Umum Republik Indonesia Kementrian Perhubungan Republik Indonesia Kementerian Perumahan Rakyat Republik Indonesia Kementerian Pembangunan Daerah Tertinggal Republik Indonesia Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Badan SAR Nasional Badan Penanggulangan Lumpur Sidoarjo (BPLS) Pemerintah Provinsi Jambi
Home   |   Parlemen   |   Profil   |   Dapil   |   Agenda   |   Download   |   Galeri
H.A. Bakri HM, SE
Gedung Nusantara I Lt. 19 Ruang 1918 DPR RI | Jl. Gatot Subroto Jakarta
© 2011-2013 A. Bakri HM